Lippo Cikarang Bangun LC Citywalk Rp 200 Miliar

26 Maret 2010 on Pernyataan Pers

Sumber: Investor Daily, 19 Maret 2010

Cikarang – PT Lippo Cikarang Tbk menganggarkan dana sebesar Rp 200 miliar untuk pengembangan pusat perbelanjaan LC Citywalk.  Pembangunan pusat perbelanjaan ini ditargetkan rampung Agustus mendatang.

LC Citywalk mengambil konsep pusat perbelanjaan hiburan dan gaya hidup baru dipadukan dengan konsep rekreasi bagi keluarga.  Pusat belanja ini akan didirikan di samping danau teratai seluas empat hektare serta hotel bintang empat.

“Kami berharap soft opening LC Citywalk bisa terlaksana sebelum hari raya Idul Fitri atau sekitar akhir Agustus 2010.  Lebaran merupakan momentum yang tepat untuk peluncuran mal, karena masyarakat antusias berbelanja serta berkumpul,” papar General Manager Pengembangan Bisnis dan Pemasaran Lippo Cikarang Endang Sutrisna kepada Investor Daily di Cikarang, Kamis (18/3).

LC Citywalk berdiri di pusat kota mandiri Lippo Cikarang.  Pengerjaannya berjalan dalam tiga tahap.  Pengembangan tahap pertama berupa pembangunan mal pusat gaya hidup dengan nuansa hiburan yang kental dengan musik, film, hang-out, serta pertemuan (meeting point).

Konstruksi tiang pancang pertama LC Citywalk serta pemasaran kios ritel sudah mulai berlangsung.  Perseroan menggandeng konsultan properti Colliers International untuk memasarkan unit-unit yang ditawarkan Citywalk.

Pihaknya menyasar penyewa besar (anchor tenant) dari anak perusahaan Lippo Group, seperti Hypermart, Times dan Matahari.  Hadirnya anchor tenant diharapkan menarik para peritel kelas menengah lainnya bergabung.

Sedangkan target pengunjung adalah keluarga serta anak muda.  “Kami tidak menginginkan LC Citywalk hanya sebagai pusat belanja.  Namun, kami juga ingin membidik segmen anak muda dan keluarga untuk bersama-sama menikmati hiburan serta saling interaksi,” ungkap Endang.

Menyangkut pembangunan hotel berbintang empat, Endang mengungkapkan, sedang disiapkan dan telah masuk dalam program pengembangan LC Citywalk tahap kedua.  “Kami masih menjajaki sejumlah operator hotel ternama unutk mengelola hotel tersebut,” ungkapnya.

Marak

Procon Savills memperkirakan pengembangan pusat perbelanjaan bernuansa gaya hidup di pinggiran kota Jakarta diperkirakan marak sepanjang 2010-2011.  Pasar ritel pinggiran Jakarta yang diminati, yaitu Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Bodetabek).

“Pasar ritel pinggiran Jakarta menyesuaikan konsep pengembangan dari pusat ritel konvensional menjadi konsep gaya hidup.  Perkembangan ritel akan terus marak dengan estimasi penambahan pasokan sebanyak 104.000 m2 dalam dua tahun mendatang,” jelas Associate Director Procon Utami Prastiana, beberapa waktu lalu.

Menurut dia, pusat perbelanjaan besar yang akan dikembangkan yaitu LC Citywalk di Tangerang dan serpong Central Walk pada Maret 2011.  “Penyerapan ruangan ritel diproyeksikan naik sekitar 90.000 m2 dalam dua tahun,” tuturnya.

Pesatnya pasokan pusat ritel akan mengakibatkan penurunan tingkat okupansi tahun ini menjadi 72-73%.  Namun tahun depan diperkirakan tingkat hunian kembali naik menjadi 74-75%, menyusul membaiknya daya beli masyarakat serta berkembangnya konsep pusat perbelanjaan sebagai pusat gaya hidup baru.

“Persaingan ketat pusat ritel bakal terjadi, sehingga harga sewa berpotensi turun dalam dua tahun mendatang.  Pusat perbelanjaan akan kembali gencar menawarkan produknya,” ujar Utami.

About these ads